Konteks masalah
Jadwal perawatan mesin kerap tersebar pada kalender, pesan singkat, atau catatan teknisi. Ketika pekerjaan tertunda, informasi kondisi aset dan riwayat tindakan tidak selalu mudah ditemukan saat terjadi gangguan.
Tujuan skenario
Membuat workflow perawatan yang memperjelas jadwal, tugas teknisi, checklist, bukti pekerjaan, serta eskalasi ketika temuan membutuhkan tindakan lebih lanjut.
Alur implementasi yang dipertimbangkan
- Sistem membuat jadwal berdasarkan periode, jam operasi, atau trigger yang disepakati.
- Teknisi menerima checklist sesuai jenis aset dan mencatat hasil pekerjaan dari perangkat mobile bila diperlukan.
- Temuan kritis memicu tiket tindak lanjut dan approval terhadap pekerjaan tambahan.
- Riwayat perawatan, status aset, dan pekerjaan tertunda tersedia untuk supervisor.
Komponen solusi
- Daftar aset dengan identitas, lokasi, dan kritikalitas.
- Checklist preventive maintenance yang dapat dikonfigurasi.
- Aplikasi web atau mobile untuk input lapangan.
- Notifikasi, escalation rule, dan dashboard backlog maintenance.
Indikator yang perlu diukur
Kepatuhan jadwal, backlog pekerjaan, kelengkapan checklist, dan pola temuan berulang dapat diukur setelah baseline tersedia. Dampak terhadap downtime perlu dinilai berdasarkan data mesin dan periode yang cukup.
Langkah discovery
Inventarisasi aset, jenis pekerjaan, interval perawatan, peran teknisi, akses area, dan sistem maintenance yang mungkin sudah digunakan.