Konteks masalah
Data output, reject, downtime, utilisasi, dan target produksi dapat tersedia, namun sering berada di laporan terpisah. Manajemen kemudian menerima informasi terlambat atau perlu menunggu rekap manual.
Tujuan skenario
Menyediakan dashboard yang memisahkan metrik operasional harian dari indikator manajerial, dengan definisi KPI yang disepakati bersama oleh pemilik proses.
Alur implementasi yang dipertimbangkan
- Definisikan KPI, rumus, sumber data, periode, dan pemilik setiap metrik.
- Standarkan format input atau hubungkan sumber data yang telah tersedia.
- Jalankan validasi terhadap data kosong, duplikasi, dan nilai di luar batas wajar.
- Tampilkan ringkasan, tren, dan exception untuk level supervisor serta manajemen.
Komponen solusi
- Data mart atau tabel pelaporan yang dipisahkan dari transaksi operasional.
- Dashboard per shift, line, produk, atau periode sesuai hak akses.
- Filter, drill-down, dan catatan definisi KPI.
- Notifikasi untuk exception yang disetujui.
Indikator yang perlu diukur
Kelengkapan data, keterlambatan input, frekuensi laporan manual, dan waktu yang dibutuhkan untuk menemukan exception dapat menjadi baseline. Interpretasi KPI harus selalu mempertimbangkan konteks produksi.
Langkah discovery
Sepakati definisi output, reject, downtime, target, dan sumber kebenaran data sebelum membuat visualisasi.